HOBI DAN KESEHATAN TATTO MANA YANG LEBIH PENTING

Tatto adalah gambar atau simbol yang di tulis pada kulit tubuh sebagai suatu ungkapan perasaan seseorang, yang diukir menggunakan alat sejenis jarum, dengan pilihan warna berbeda. Bila semula tatto merupakan bagian budaya ritual etnik tradisional, kini tatto berkembang menjadi ungkapan serta gaya hidup dan aksesoris bagi pencintanya. Dijaman sekarang ini pecinta seni tatto semakin meluas, mulai dari anak baru gede ( ABG ) sampai
mereka yang sudah dewasa. Merekan menempatkan tato di bagian mana saja pada tubuh mereka yang mereka sukai. Di Indonesia pernah ada suatu masa ketika tatto dianggap sebagai sesuatu hal yang buruk. Mereka yang memakai tatto diidentikkan dengan penjahat dan orang nakal. Mereka di golongan sebagai orang-orang yang hidup di jalanan dan selalu dianggap mengacau ketentraman masyarakat. Tanggapan negatif masyarakat tentang tatto bagi penganut agama tertentu yang manyoritas dianut oleh masyarakat indonesia, semakin menyempurnakan persepsi tatto sebagai sesuatu yang dilarang, di haramkan, dan tidak di perbolehkan. Namun kini, persepsi itu sirna dengan kemajuannya zaman globalisasi dan modern seperti saat ini. Fenomena yang berkembang sekarang adalah semakin banyak orang yang menghiasi tubuh mereka dengan tatto di bagian-bagian tubuh mereka yang sebelumnya jarang kita jumpai. Tidak hanya di bagian dada, bahu atau tangan saja. Tatto telah merambah ke bagian-bagian utama seperti wajah bahkan di bagian yang paling sensitif.  Baca lebih lanjut

Iklan

TATTO BAHAYAKAH BAGI KULIT | ARTIKEL TENTANG TATTO

Tatto menjadi populer saat ini. Tattoo art sudah menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan penampilan. Tatto bahkan dianggap dapat meningkatkan sensualitas. Dulu, tato lebih sering ditemukan pada pelaku kriminal untuk menambah “keseraman” mereka. Namun kini kesan tato sudah tidaklah seram karena tato juga sudah menjadi bagian dari fashion.Bahkan, tato dapat ditemukan di semua usia, dari anak kecil hingga orang tua. Bagian tubuh yang sering dijadikan tempat membubuhkan tattoos art pada kaum permpuan adalah betis, punggung, dan lengan.
Di zaman modern ini, tattoo art pada kaum perempuan bahkan dapat di buat pada daerah sensitif seperti payudara, dibawah pinggul, dan dekat alat vital.Bagi sebagian kalangan, tattoos merupakan bentuk karya seni yang dapat menjadi bagian dari gaya hidup, bahkan ada yang berpendapat bahwa tato juga bisa dijadikan sebagai metode alternatif pengobatan atau terapi.Survey di salah satu media international beberapa waktu yang lalu menyebutkan, metode jarum untuk membuat seni tatto dapat menjadi teknik baru yang efektif untuk pemberian vaksin ke dalam tubuh manusia.Dilihat dari dampaknya terhadap kesehatan, tattoos dapat menimbulkan resiko yang serius apabila tidak dilakukan secara tepat. Pembuatan tato yang tepat perlu memperhatikan 3 hal berikut, yaitu: kondisi, profesionalitas, dan kebersihan.Menurut Dr. Sriyatti Sengkey, DK, ahli aesthetic, penggunaan jarum untuk tato sering tidak steril. Dan jika ini tidak diperhatikan, seni tato justru bisa jadi media menularkan beberapa penyakit seperti hepatitis, penyakit kulit dan bahkan HIV.Ditambahkannya, banyak orang juga yang tidak mengetahui efek yang ditimbulkan oleh tattoo art. Kulit yang terkena tattoos art bisa bengkak dan terjadi infeksi, sementara kulit yang sudah terkena tato sampai pada bagian dermis atau bagian paling dalam kulit, tidak bisa dikeluarkan lagi.Menindik tato pada kulit dapat terkena MRSA, penyakit kulit yang mematikan. MRSA merupakan jenis bakteri yang tumbuh berkembang melalui penindikan tato oleh pihak ilegal. MRSA adalah jenis staphylococcus yang resisten terhadap methicilin. Penyebaran virus MRSA tampak dalam bentuk benjolan-benjolan kecil atau kulit yang meradang sehingga mungkin sekali menyebabkan terjadinya problema besar dan berbahaya seperti radang paru dan kanker darah.
Artikel di petik dari inimedanbung.com